Agrinex Expo 2010: Indonesia Mampu Menghasilkan Produk Pertanian Kelas Dunia

Melalui Agrinex International Expo 2010 yang mengangkat tema “Agribusiness Destination for Local & Global Market” yang diselenggarakan (12 – 14/3) di Jakarta Convention Center (JCC), membuka mata, bahwa pertanian Indonesia yang selama ini dipandang sebelah mata, jauh dari yang diperkirakan selama ini. Melalui kegiatan ini terbukalah mata bahwa pertanian Indonesia sudah mampu menghasilkan produk pertanian berkelas dunia.

 

“Melalui kegiatan ini terlihat bahwa pertanian Indonesia berkelas dunia, dengan keragaman sumberdaya hayati yang kita miliki kita sudah dapat mengelola dengan baik sehingga bermanfaat bagi negara kita, dan diharapkan dapat menjadi lumbung pangan bagi bangsa lain,”ujar Mentan Ir Suswono pada penutupan Agrinex Expo 2010 (14/3) di JCC.

 

Mentan juga menambahkan, bukan hanya itu Indonesia juga merupakan penghasil beras ke empat terbesar di dunia, penghasil sawit kelas dunia, kelapa, kakao, kopi,  kacang mete, produk kehutanan udang, dan produk kelautan lainnya juga berkelas dunia.

“Kita juga dapat membuka mata dunia bahwa Indonesia dengan dukungan teknologi dapat menampilkan buah eksotik dan tanaman holtikultura berkelas dunia. Melalui kegiatan ini juga dapat membangun paradigma baru pertanian Indonesia dalam konteks agribisnis melalui citra. Diharapkan Indonesia menjadi tujuan internasional di sektor agribisnis. Maka dari itu pertanian merupakan sebagai sektor yang harus didukung secara bersama, dan didukung dengan kemauan politik,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Rektor IPB, Prof. Dr.Ir Herry Suhardiyanto, M.Sc., menurutnya kerjasama antara IPB, Kementerian Pertanian dan PT Performax beberapa tahun terakhir adalah satu kebanggaan dan kalender sendiri, karena pertanian sering dicitrakan salah oleh masyarakat, padahal pertanian memiliki peluang besar untuk membangun perekonomian Indonesia, seperti perkebunan, peternakan, hortikultura, kelautan, perikanan dan sebagainya.

“Melalaui wahana ini, kesadaran kita digugah di dalam memberikan apresiasi terhadap pertanian sehingga petani dan penggiat agroindustri memperoleh penghargaan. Dengan seperti itu daya beli terhadap teknologi dan hasil riset dapat di tingkatkan sehingga para dosen dan peneliti akan dapat mempersembahkan karyanya, dan membuktikan, kita dapat  membangun bangsa dengan tidak tergantung kepada negara lain,” ujar Rektor.

Hadir pada penutupan tersebut ketua panitia Agrinex Expo 2010, Ir. Rifda Amarina, Ketua Dewan Penasehat Agrinex Adi Sasono, dan pejabat pemerintah lainnya. (man)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *